SMK Modellink Al-Mubarokah menjadi salah satu sekolah yang di kunjungi dalam Roadshow Fishum Goes to School 2022 : Kolaborasi FEBIRA dan FHSOSPOL 👁️️ 536
Sorong - Masih dalam rangkaian kegiatan Roadshow Fishum, kolaborasi FEBIRA dan FHSOSPOL UNIMUDA Sorong. Pada Senin, 31 Oktober 2022 bertempat di Laman Gedung Praktik Jurusan Teknik Alat Berat telah dilaksanakan Roadshow yang berlangsung kurang lebih tiga jam dengan siswa-siswi dari SMK Modellink Al-Mubarokah. Dalam kegiatan ini salah satu tujuan utamanya yakni untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan melalui sharing session kepada siswa-siswi di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan yang akan datang. Roadshow FISHUM Goes to School mengusung topik tentang “Menyiapkan Generasi Emas Berkualitas”. Sekolah ini juga menjadi sekolah ke-empat yang di kunjungi setalah SMA Negeri 3 Kota Sorong, MAN Kota Sorong dan SMA Negeri 1 Kabupaten Sorong.
Sebelum paparan materi, terlebih dahulu disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Modellink yang diwakili oleh bagian Kesiswaan bahwa “saya mewakili Kepala Sekolah, Dr. Arbangi., Msi mengucapkan banyak terima kasih atas apresiasi kepada kami SMK Modellink Al-Mubarokah menjadi salah satu sekolah yang di tuju dalam Roadshow dari UNIMUDA Sorong ini, kami memiliki harapan juga kepada siswa kami untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik karena memiliki manfaat yang luar biasa untuk diri mereka sendiri”. Beliau juga menambahkan "Kegiatan ini harus dilakukan dengan berkelanjutan, karena ini juga merupakan bentuk kepedulian kita bersama dalam peningkatan kualitas pendidikan di Papua, khususnya di Sorong.”Ujarnya.

Kegiatan ini di laksanakan dalam tiga sesi dengan pemateri dari prodi yang berbeda. Sesi pertama, disampaikan oleh Hardiman F. Sanaba., M.M sebagai dosen Program Studi Manajemen dengan topik “Ekonomi Kreatif”. Ekonomi kreatif saat ini telah menjadi salah satu sektor yang saat ini menjadi pusat perhatian di berbagai negara, termasuk Indonesia. Perkembangan ekonomi kreatif sangat cepat dan pesat bahkan bisa menjadi salah satu sumber utama perekonomian negara di Indoensia. Terkait dengan topik ini, dalam paparannya oleh Hardiman F. Sanaba., M.M menyebutkan bahwa “Ekonomi kreatif saat ini masuk dalam berbagai aspek dan bidang, yang perlu kita asah yakni dengan memiliki daya inovasi yang kuat, pola berpikir yang terintergrasi dan kreativitas yang tinggi juga pemanfaatan sumber informasi dan tekonlogi dalam mendukung ekonomi kreatif, serta perlu untuk dikembangkan secara otodidak dan berkelanjutan bahkan termasuk kalian semua yang hadir disini”.
Sesi kedua, disampaikan oleh Mariya Aziz., M.H sebagai dosen Program Studi Hukum yang memaparkan materinya tentang “Kekerasan dan Pelecehan Seksual”. Materi yang di sampaikan sebagai bentuk keprihatinan dan masih terjadi sampai saat ini diberbagai wilayah dan daerah. Selain itu, presentasi materi disebutkan WHO (World Health Organization) kekerasan seksual adalah segala perilaku yang dilakukan dengan menyasar seksualitas atau organ seksual seseorang tanpa persetujuan, dengan unsur paksaan ataupun ancaman. Sementara pelecahan seksual adalah tindakan yang memiliki nuansa seksual baik itu melalui kontak fisik maupun kontak non-fisik. Kemudian disampaikan bahwa “Kalian masih muda, terutama yang perempuan sayangi dan cintai adik-adik punya keselamatan diri dari siapapun, mulai saat ini dan seterusnya kalian sudah bisa membedakan mana yang kekerasan seksual dan pelecehan seksual”.
Antusiasme semakin ramai dan menarik perhatian siswa-siswi SMK Modellink Al-Mubarokah yang telah disuguhkan materi oleh dua pemateri sebelumnya. Sesi terakhir, dilanjutkan oleh Nengsih Sri Wahyuni., M.A yang memaparkan materi tentang “Bullying” yang juga tidak kalah antusiasnya dan mencuri perhatian. Di Indonesia Bullying masih terjadi khususnya terjadi dikalangan pelajar, dalam paparannya “kalian harus mengerti dan memahami tentang Bullying, kalian tidak boleh diam jika hal ini terjadi, kalian harus tau jenis dan penyebab bahkan cara mengatasinya jangan sampai kalian menjadi korban bullying”. Ujarnya. Menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak RI, bullying adalah segala bentuk penindasan atau kekerasaan yang dilakukan dengan sengaja.
Tersampaikan jelas paparan-paparan dari pemateri, yang membuat banyaknya siswa-siswi ingin menanggapi atau bertanya terkait materi-materi yang telah disampaikan. Pada dasarnya, ini bagian dari apresiasi dan antusias mereka dalam mengikuti kegiatan Roadshow ini. Di akhir kegiatan diberikan Marchandise untuk penanya terbaik kemudian adapun pemberian Piagam penghargaan dan dilanjutkan dengan foto bersama. [HFS]/Edt.F.D