HPN, Dosen Komunikasi UNIMUDA Minta Kesejahteraan Wartawan Ditingkatkan 👁️️ 480
FHISIPOL - Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di kota Medan ditanggal 9 Februari 2023, RRI Sorong mengundang Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong untuk berdialog bersama para praktisi media. Dialog yang mengangkat tema “Insan Pers Netral di Tahun Politik” disiarkan secara live melalui RRI Sorong pada 8 Feb 2023.

Dosen Ilmu Komunikasi Unimuda Sorong, Juminah juga menjelaskan bahwa pada tahun politik ini sangat memungkinkan independensi medianya tergerus. Industri media yang berkaitan harus memahami perihal tersebut dan mendorong wartawan untuk menguasai skill dan diimbangi dengan jaminan kesejahteraan.
“Wartawan juga harus sesuai dengan pendidikan. Mereka juga harus mengikuti pelatihan-pelatihan sesuai dengan profesinya baik dari AJI atau PWI dengan didorong dari perusahaan atau pimpinan redaksinya,” imbuhnya.
Pimpinan Redaksi Radar Sorong, Rosmini, menanggapi bahwa kesejahteraan wartawan di Radar Sorong sudah terpenuhi, karena sudah mematuhi UMP, hanya saja saat covid mengalami penurunan. Namun, hal ini menjadi tantangan khususnya untuk media pers agar dapat mempertahankan netralitas ditengah kesulitan tersebut.
Dirinya juga menambahkan bahwa industri pers memiliki tanggung jawab penuh untuk menciptakan jurnalis profesional dengan memperhatikan kesejahteraannya. Pers dapat tumbuh jika ada pendapatan yang diperoleh seperti dari penjualan dan iklan.
Wahyudi, Ketua PWI Sorong Raya menambahkan berbicara netralitas di tahun politik ini tidaklah mudah. Untuk itu setiap pemberitaan harus tersaring dan wartawan di lapangan harus dipastikan yang sudah dipilih oleh redaksi untuk membaca peristiwa di lapangan.
“Kewajiban wartawan berdasarkan kode etik wartawan itu adalah dimana wartawan harus independen dan netral serta tidak berpihak pada partai politik manapun. Hal ini menjadi catatan bagi kami sebagai jurnalis di lapangan untuk berhati-hati saat menjalin kemitraan,” ujarnya.
Menghadapi era politik ini, jurnalis ditekankan harus menjaga kebenaran dan kedalaman serta tanggung jawab terhadap nilai berita tersebut. Wartawan diharapkan dapat mematuhi berbagai satuan jurnalisme berupa Undang-Undang Pers, kode etik jurnalistik, dan kode etik wartawan. Hal ini supaya wartawan dapat meminimalisir adanya pelanggaran-pelanggaran kode etik pers yang berlaku.[DWA]